Boleh saja membeli jenis sepeda yang mahal untuk kepuasan batin selama tidak memengaruhi arus kas dan investasi di masa depan. Namun, jika Anda bukan seorang sultan dan baru mengenal hobi bersepeda, simaklah tips memilih jenis sepeda yang tepat untuk pemula agar tidak salah membeli dan merusak keuangan Anda.

Sebuah baris dari lagu Ratu “Bicycle Race”, yang dirilis pada tahun 1978, menandai tren bersepeda pada saat itu. Sejarah berulang dengan sendirinya. Di tengah masyarakat modern yang kini dipenuhi dengan teknologi digital yang canggih, orang bahkan ingin kembali mengayuh.

Anda ingin mendapatkan info setiap waktu tentang sepatu vans atau sneaker? Silahkan bisa kunjungi tautan tersebut.

Karena reputasinya yang menjaga jarak dari orang lain dan menghindari keramaian, hobi bersepeda terus berkembang. Sepeda adalah hobi baru bagi banyak orang, tanpa memandang pekerjaan atau status sosial.

Bahkan, banyak orang yang rela menggunakan tabungannya untuk membeli berbagai jenis sepeda yang kini harganya mencapai ratusan juta rupiah. Agar tidak mengganggu arus keuangan Anda, berikut tips memilih jenis sepeda yang tepat untuk pemula.

Tips memilih jenis sepeda yang tepat untuk pemula

Tentukan anggarannya

Harga sepeda sangat bervariasi. Tersedia jenis sepeda dengan harga mulai dari Rp1 juta hingga ratusan juta rupiah. Akan lebih baik jika Anda menghitung anggaran untuk membeli sepeda dari awal. Batasi anggaran untuk membeli sepeda dan menyesuaikannya dengan keahlian.

Anda dapat menggunakan tabungan Anda untuk membeli sepeda tetapi tidak untuk membelanjakannya. Pastikan tabungan Anda sesuai dengan kebutuhan darurat dan perlindungan Anda. Jika ada yang tersisa, Anda dapat membeli sepeda. Namun, jika kedua pos tersebut tidak aman, pertimbangkan untuk menunda membeli sepeda.

Perencana keuangan merekomendasikan agar Anda, sebagai lajang, membuat saldo darurat setidaknya tiga kali sampai Anda merasa nyaman dengan pengeluaran bulanan.

Jika Anda sudah menikah dan memiliki dua anak, Anda perlu enam hingga sembilan bulan untuk mempersiapkan pembayaran dana darurat. Maka lebih baik tidak bersikeras membeli sepeda mahal dengan hutang. Bagi Anda yang baru mengenal sepeda, ada baiknya Anda membeli sepeda entry level yang tidak terlalu mahal atau juga murah.

Ketahui jenis sepeda

Pepatah lama adalah “jangan membeli kucing dalam karung”. Sebelum membeli sepeda motor, Anda perlu mengetahui jenis sepeda motornya agar tidak salah pilih. Memilih jenis sepeda yang tepat juga berguna agar Anda dapat membeli sepeda jika diperlukan.

Sesuaikan data teknis sepeda dengan tinggi badan Anda

Bersepeda merupakan olahraga yang secara alami membutuhkan kekuatan. Oleh karena itu, gunakanlah sepeda yang ukurannya pas untuk tubuh Anda agar tidak mudah lelah saat mengayuh.

Spesifikasi mesin dapat dilihat berdasarkan ukuran roda, rangka dan tipe rem. Ukuran roda berkisar dari 14 inci untuk sepeda lipat dan hingga 29 inci untuk sepeda gunung.

Semakin besar sepeda motor, semakin cepat dan nyaman untuk dikendarai. Semakin besar sepeda, semakin banyak ruang yang bisa Anda parkir di garasi.

Ukuran rangka disesuaikan dengan ketinggian agar pengguna sepeda merasa nyaman dan aman. Jika Anda di bawah 170 cm, Anda dapat menggunakan ukuran frame S atau 16 inci. Untuk bodi 171 hingga 175 cm, disarankan menggunakan bingkai ukuran M atau 18 “dan tinggi di atas 176 cm yang sesuai untuk digunakan dengan bingkai ukuran L atau 20”.

Sesuaikan bahan untuk jenis sepeda di ruang tamu

Bahan sepeda berkisar dari aluminium (paduan), baja (sepuluh baja), kromolisis (campuran baja dengan kromium dan molibdenum), serat karbon, dan titanium. Titanium merupakan material sepeda terbaik karena ringan namun kuat dan ulet. Tapi titanium sangat mahal.

Paduan dan baja adalah bahan yang ideal untuk pemula. Bagi Anda yang tinggal di dekat laut, seperti di Jakarta Utara, disarankan untuk membeli sepeda dengan bahan paduan yang tidak mudah berkarat.

Belilah sepeda lengkap

Anda tidak hanya dapat membeli sepeda lengkap, tetapi Anda juga dapat memiliki berbagai jenis sepeda dengan merakitnya sendiri. Jika Anda baru mengenal hobi bersepeda, jangan membeli sepeda dengan cara merakit sendiri seperti yang dilakukan pakar lainnya.

Meski teknologi sepeda sangat sederhana, namun merakit sepeda membutuhkan keahlian Anda sendiri. Pemula lebih baik membeli sepeda utuh agar tidak khawatir dan membuang waktu. Saat Anda membeli sepeda khusus, harganya bisa lebih mahal daripada sepeda penuh.