tips-traveling

1. PERTIMBANGKAN PENDAPAT TEMAN YANG BERPENGALAMAN TRAVELLING 

Mempertimbangkan pendapat teman ketika traveling bisa saja penting, manalagi bila opini dari teman yang sudah berpengalaman traveling kemana sajakah, mohon saran, sebaiknya membawa tas koper yang jinjing atau dorong, kemudian diskusi dan menanyakan kepada mereka yang profesional travelling mengenai maskapai penerbangan yang mana kiranya memberi servis memberikan kepuasan dalam hal penerbangan maupun keamanan bagasi. Gak boleh buru-buru – buru buat reservasi pesawat intenational, sebab pesawat lokal seperti Lion air atau Sriwijaya, bisa maka layanan bagasinya memberikan kepuasan. Bertanya ke sebagian kawan yang sudah profesional, sebab dengan banyak opini, akan memperbanyak referensi ketika traveling, dengar pengalaman kawan ketika traveling, sebab sebagai memperkirakan kita buat berjaga-jaga – menjaga bila ada insiden jelek yang akan menimpa.

2. PISAHKAN BARANG BERHARGA DENGAN BARANG PRIBADI

Jangan pernah masukkan barang personal sama barang berharga sebagai satu pada suatu tas koper. Soal ini bisa menyebabkan rasa ingin tahu para pembobol tas koper. Paling baik ketika traveling tidak membawa barang berharga seperti emas, soal ini akan mengundang orang buat melakukan perbuatan jahat, lebi baik taruh di rumah atau taruh di tempat yang aman. Bila terpaksa bawa barang berharga, paling baik kirim barang memiliki nilai memakai ekspedisi yang menjamin atau memberi asuransi kepada barang berharga anda.

3. SATUKAN BARANG BAWAAN

Bila traveling bersama anak – anak, paling baik buat busana dan barang – barang anak tak terpisah dengan orang-tua, agar orang-tua memiliki cukup konsentrasi dengan 1 tas koper dibanding harus konsentrasi dengan sebagian tas koper. Bila anak yang dibawa buat traveling sudah cukup usia buat diberikan tanggung-jawab jaga tas koper, bisa saja memberikan tas koper buat anak. Tetapi bila anak masih kecil dan sebetulnya belum bisa jaga barang yang dibawa sendiri, paling baik beli tas koper dengan kemampuan yang paling besar, agar semua barang bawaan bisa sebagai satu, tak sibuk dan efektif.

4. PISAHKAN TAS KOPER SESUAI KEPERLUAN

Tujuan pisahkan barang bawaan dengan oleh – oleh agar oleh – oleh tetap tahan lama, manalagi bila bawa oleh – oleh berbentuk makanan, mengelit agar remahan makanan tak tercampur dengan busana, bila tercampur maka mengundang hewan – hewan kecil seperti semut dan yang lain. Jangan sekali-kali – kalai masukkan oleh – oleh yang mempunyai sifat cairan ke tas koper barang bawaan personal. Zat cair seperti sirup atau air sebetulnya sulit – sulit ringan waktu dibawa sebagai oleh-oleh, dibutuhkan perbuatan pribadi, minimal pisah oleh – oleh mempunyai sifat cair dari tas koper yang berisi barang bawaan personal agar terlepas dari curahan zat cair itu. Atau bila sebetulnya menyusahkan bila dibawa seiring, pakai layanan ekspedis pengantaran barang, rogoh dompet sedikit paling mahal buat mengirimi oleh – oleh terlebih dahulu ke arah tempat tujuan dibanding harus bersusah – payah bawa oleh – oleh dengan tas koper isi barang personal.

5. BUNGKUS TAS KOPER DENGAN PLASTIK WRAP DI BANDARA

Banyak kita dapati ketika di lapangan terbang ada servis buat membalut barang bawaan, entahlah tersebut tas koper atau sebatas kardus. Kertas wrap bermanfaat buat menghindari tas koper dijebol oleh orang yang tak memikul tanggung jawab. tas koper yang dibuntel dengan plastik wrap akan sulit buat dibuka, menjadikan anda aman dan nyaman waktu perjalanan. Saat sebelum membalut tas koper dengan plastik wrap, paling baik pisah barang personal seperti handphone, kunci rumah agar tak dijadikan satu di tas koper. Buat handphone dan kunci rumah, paling baik diletakkan di tas kecil yang bisa difungsikan ke mana – mana.

6. BEDAKAN TAS SESUAI KEPERLUAN TRAVELING

Traveling dengan cara berkerubung akan memberi perasaan aman paling, sebab satu dengan berbeda sama-sama memperingatkan. Bila digunakan, untuk daftar menjaga barang yang berisi sebagian kawan, 3 – 4 kawan yang bekerja buat jaga barang bawaan. Membukukan berapakah tas koper yang dibawa pada suatu kelompok, bekerja buat sama-sama memperingatkan agar barang bawaan terus diperiksa adakah yang ketinggalan atau mungkin tidak. Memberikan nomor urut tas koper setiap orang di kelompok agar tak terubah, selain itu buat membantu pekerjaan buat hitung terasa jumlah tas koper pada suatu kelompok. Bisa juga bawa tas koper secar tandem, bila bawa barnag bawaan yang sedikit, agar efektif, bisa tandem atau bergabung sesama member golongan, soal ini akan menghemat biaya bagasi. Jika perlu, membeli tas koper yang seragam pada suatu kelompok, agar satu kelompok gampang memantau tas koper dan tak terubah dengan tas dari penumpang yang lain.

7. JANGAN MUDAH PERCAYA DENGAN ORANG LAIN

Ya, ini penting! Meskipun sering traveling dimanapun, harus bila kita tetap siaga kepada siapa-siapa saja, ketika diperjalanan maupun ketika traveling. Bila sangsi dengan porter suatu lapangan terbang, bisa memakai layanan porter sah, atau saat sebelum memakai layanan porter, bisa menanyakan kepada layanan konsumen atau bagian info di lapangan terbang yang terkait. Jangan sempat tas koper terlepas dari penglihatan atau terlepas dari raihan Anda, kecuali menyusahkan orang berbeda, akan menimbulkan perhatian orang buat melakukan perbuatan jahat.

 

By nasya