Untuk bisa mendapatkan sertifikasi ISO, umumnya perusahaan akan mengajukan sertifikasi melalui badan sertifikasi ISO. Sertifikasi ISO memang dapat diurus melalui badan sertifikasi, namun siapakah lembaga yang mengeluarkannya?

Yuk, kita simak bersama pembahasan lengkap mengenai pihak yang menerbitkan ISO bagi perusahaan di bawah ini!

Siapa yang Menerbitkan Sertifikasi ISO Perusahaan?

Sebenarnya, pihak yang menerbitkan sertifikasi ISO bagi perusahaan adalah International Organization for Standardization, atau organisasi standardisasi internasional yang berpusat di Jenewa, Swiss. International Organization for Standardization sendiri merupakan organisasi resmi yang tidak terikat dengan pemerintahan (Non-Government Organization), sehingga sertifikasinya bersifat objektif.

Namun apabila perusahaan di Indonesia ingin mendapatkan sertifikasi ISO, maka perusahaan tersebut bisa mendapatkan layanan sertifikasi ISO melalui badan sertifikasi ISO terpercaya. Badan sertifikasi ISO ini bertugas untuk mengurus dokumen serta membantu proses legalisasi perusahaan hingga mendapatkan standar ISO sesuai dengan bidang usahanya.

Manfaat Sertifikasi ISO Bagi Perusahaan

1.    Keunggulan Kompetitif di Pasar

Memperoleh sertifikasi ISO dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar. Hal ini dikarenakan pelanggan semakin sadar akan pentingnya kualitas, dan mereka lebih cenderung memilih perusahaan yang telah tersertifikasi ISO.

Selain itu, banyak perusahaan sekarang mensyaratkan pemasok mereka untuk memiliki sertifikasi ISO. Sehingga memiliki sertifikasi dapat membantu perusahaan memenangkan kontrak.

2.    Peningkatan Kualitas

Manfaat lain dari memperoleh sertifikasi ISO adalah dapat membantu meningkatkan kualitas produk dan layanan yang ditawarkan oleh perusahaan. Sebab, proses sertifikasi menuntut perusahaan untuk menerapkan sistem dan prosedur untuk terus meningkatkan kualitas.

Akibatnya, perusahaan yang bersertifikat ISO cenderung memiliki tingkat kualitas yang lebih tinggi daripada perusahaan yang tidak bersertifikat.

3.    Bangun Kepercayaan dan Keyakinan

Terakhir, memperoleh sertifikasi ISO juga dapat membantu membangun kepercayaan dan keyakinan di antara pelanggan. Ini karena pelanggan mengetahui bahwa perusahaan bersertifikat telah diverifikasi secara independen memenuhi standar kualitas yang tinggi.

Akibatnya, mereka lebih cenderung berbisnis dengan perusahaan bersertifikat.

Demikianlah tadi penjelasan lengkap mengenai pihak yang mengeluarkan sertifikasi ISO, serta manfaatnya bagi perusahaan. Meskipun ISO merupakan sertifikasi internasional, perusahaan tetap bisa mengajukannya dengan mudah melalui badan sertifikasi ISO yang terpercaya.

Salah satu badan sertifikasi ISO yang banyak direkomendasikan di Indonesia adalah Legalyn. Oleh sebab itu, janganlah ragu untuk mengakses situs resmi Legalyn di https://legalyn.id/ untuk mendapatkan informasi lebih lengkap seputar sertifikasi ISO bagi bisnis Anda.

By roket