Menikah merupakan hal sakral yang diinginkan semua orang sekali seumur hidup, jadi sebelum menikah sebelumnya harus memiliki bekal baik lahir dan batin.

Belakangan ini pernikahan secara agama atau nikah siri banyak dilakukan oleh beberapa orang, bahkan publik figur.

Tentunya hal seperti ini dapat mendapatkan dampak kurang baik bagi masyarakat.

Memang tidak semua salah, adakalanya keadaan tertentu memojokkan seseorang harus dengan segera melangsungkan ikatan pernikahan.

Dikarenakan dalam kondisi yang terdesak, pengurusan izin nikah ke KUA tidak dapat terurus, jadi jalan pintasnya yaitu dengan menikah hanya berdasarkan adat atau agama.

Sebelu memutuskan untuk menikah siri, berikut beberapa pertimbangan yang wajib di timbang sebelum nikah siri.

1. Tidak terdaftar di KUA

Hal ini sudah pasti, jika pernikahan terdaftar di KUA berarti pernikahan secara undang-undang atau resmi.

Tidak terdaftar di KUA akan menyulitkan pengurusan dokumen seperti akte kelahiran dan KK.

2. Status Orangtua Anak

Secar hukum, status anak menjadi kurang jelas, hal ini dikarenakan dalam mengurus akta kelahiran prosesnya menjadi lebih sulit.

Untuk mendapatkan dokumen tersebut biasanya harus melakukan sidang istbath, selain itu jika nantinya terjadi perceraian akan sulit untuk mendapatkan hak asuh anak.

3. Susah untuk memperoleh hak waris dan Gono-gini

Tidak sedikit dari mereka yang mendapat hak waris tidak adil sebagaimana mestinya. Karena tidak memiliki akte perkawinan, karena itu kamu dan anak akan susah untuk menuntut apapun. Karena, di mata negara, pernikahanmu dengan suamimu itu tidak dianggap.

Tiap orang memang memiliki hak tertentu untuk memilih jalan hidupnya. Tetapi, untuk hal nikah siri ini, sebaiknya tidak boleh ceroboh.

Jadi pertimbangkanlah hal di atas jika ingin memutuskan untuk menikah siri.

By arief