XANAX 1MG - Obat Indonesia

Dalam menjalani kehidupan pastinya anda pernah merasa cemas atau panik, terutama ketika menghadapi berbagai persoalan yang sedang dihadapi.

Namun, kondisi kecemasan yang berkelanjutan bahkan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari tentunya harus diwaspadai.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang merasa cemas atau panik, antara lain:

  • Aktivitas berlebihan pada area otak yang terlibat dalam pengaturan emosi dan perilaku.
  • Ketidakseimbangan zat kimia otak, yakni serotin dan noradrenalin, yang berfungsi dalam pengendalian dan pengaturan suasana hati.
  • Mengalami kondisi sakit dalam jangka waktu panjang, seperti artritis

Lantas, bagaimana cara mengatasi kecemasan yang berlarut-larut? Ada banyak cara untuk mengatasinya, salah satunya dengan menggunakan alprazolam.

Alprazolam termasuk obat golongan benzodiazepine yang bekerja dengan meningkatkan neurotransmitter tertentu di otak.

Alprazolam digunakan sebagai pengobatan gangguan panik karena durasi kerjanya yang cepat. Selain itu, obat yang satu ini juga digunakan untuk mengobati gangguan kecemasan dan kecemasan yang disebabkan oleh depresi.

 

Cara Menggunakan Obat

Konsumsi obat ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter. Ikuti petunjuk yang tertulis pada label dan baca panduan pengobatan.

Jangan menggunakan obat dalam jumlah besar atau lebih lama dari yang sudah ditentukan.

Informasikan kepada dokter apabila anda merasakan dorongan yang meningkat untuk menggunakan lebih banyak obat ini.

Tidak boleh berbagi obat ini dengan orang lain, terutama kepada orang yang memiliki riwayat penyalahgunaan zat psikoaktif atau alkohol.

Alprazolam tidak boleh dibelah atau dihancurkan ketika mengonsumsinya. Obat ini ini biasanya tidak digunakan lebih dari 10 minggu pada gangguan panik.

Hubungi dokter jika kondisi anda tidak membaik atau bahkan justru semakin memburuk.

Penggunaan alprazolam tidak boleh dihentikan secara mendadak karena dapat menimbulkan gejala putus obat yang tidak menyenangkan. Penurunan dosis serta penghentian dosis obat harus dilakukan sepengetahuan dokter.

Penggunaan obat jangka panjang harus dipantau secara ketat dan dilakukan pemeriksaan medis secara rutin.

 

Dosis obat berdasarkan kondisi yang akan diatasi dan usia pasien:

Kondisi: Pengobatan gangguan kecemasan

  • Dewasa: 0,25 – 0,5 mg, 3 kali sehari. Dosis bisa ditingkatkan tiap 3-4 hari hingga mencapai dosis 3-4 mg per hari, berdasarkan respons dan konsisi pasien, Durasi pengobatan 8-12 minggu.
  • Lansia: 0,25 m, 2-3 kali sehari. Jika dibutuhkan, dosis bisa ditingkatkan berdasarkan kondisi serta respons tubuh pasien.

Kondisi: Gangguan panik dengan atau tanpa agoraphobia

  • Dewasa: Dosis awal 0,5 mg, 3 kali sehari. Dosis bisa ditingkatkan maksimal sebanyak 1 mg per hari tiap 3-4 hari. Jika dibutuhkan, dosis bisa ditingkatkan hingga maksimal 10 mg per hari.
  • Lansia: Dosis awal 0,25 mg, 2-3 kali sehari. Jika dibutuhkan, dosis bisa ditingkatkan berdasarkan kondisi serta respons tubuh pasien.

 

Cara Penyimpanan Obat

Simpan alprazolam dalam suhu kamar yang jauh dari kelembaban, panas, dan cahaya. Obat ini sebaiknya disimpan di tempat yang tidak dapat dijangkau orang lain, terutama anak-anak, karena penggunaannya bisa menyebabkan kecanduan dan ketergantungan.

Hati-hatilah jika anda tidak mengonsumsi obat dengan tidak benar atau tidak sesuai dengan resep dokter. Menjual atau memberikan alprazolam tanpa izin dan resep dokter termasuk dalam tindakan hukum.

 

Efek Samping Mengonsumsi Alprazolam

Ada sejumlah efek samping yang bisa saja terjadi usai mengonsumsi alprazolam, di antaranya adalah:

  • Kantuk
  • Sakit kepala
  • Mulut kering
  • Lemas
  • Nafsu makan hilang
  • Gairah seksual meningkat atau menurun
  • Halusinasi
  • Muncul pikiran untuk bunuh diri
  • Kejang
  • Kesulitan berbicara, gagap
  • Gangguan koordinasi dan keseimbangan
  • Kesulitan berjalan
  • Kesulitan mengingat atau menjadi pelupa
  • Penyakit kuning

By Drajad