Daftar Antrian Online BPJS Ketenagakerjaan buat Klaim JHT

Cara mencairkan dana jaminan hari tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan saat ini semakin mudah. Tata daftar antrean online BPJS Ketenagakerjaan agar tidak berdesak – desakan juga sangat mudah dan praktis dilakukan. Kamu yang sudah memenuhi persyaratan bisa melakukan klaim saldo atau mencairkan dana JHT dengan memanfaatkan layanan tanpa kontak fisik (lapakasik).

Kamu hanya perlu mengakses website resmi lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id. untuk mendaftar antrian BPJS Ketenagakerjaan secara online. Tentunya kamu membutuhkan handphone maupun perangkat komputer yang terhubung dengan internet untuk melakukan pendaftaran.

Namun perlu kamu catat bahwa terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan. Berikut syarat atau kategori peserta yang bisa memanfaatkan lapakasik BPJS Ketenagakerjaan :

  • Peserta sudah berusia pensiun 56 tahun.
  • Peserta mengundurkan diri (resign).
  • Peserta mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
  • Kepesertaan sudah 10 tahun (pengambilan sebagian 10%).
  • Peserta yang meninggalkan wilayah Republik Indonesia (WNI).

Demi kelancaran proses pencairan dana JHT, sebaiknya kamu menyiapkan terlebih dahulu beberapa dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat cara daftar antrian online BPJS Ketenagakerjaan. Adapun dokumen – dokumen yang perlu disiapkan oleh peserta antrian online BPJS Ketenagakerjaan adalah sebagai berikut :

  • Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK)
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Surat Keterangan Berhenti Bekerja atau Surat Keterangan Habis Kontrak
  • Buku Rekening pada halaman yang tertera di Nomor Rekening dan pastikan masih aktif.
  • Foto diri terbaru (tampak depan yang jelas)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk klaim manfaat dana JHT dengan akumulasi saldo diatas Rp. 50.000.000.

Jika kamu memiliki Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan atau Surat Keterangan Berhenti Bekerja atau Surat Keterangan Habis Kontrak lebih dari satu lembar, silahkan unggah semua dokumen tersebut menjadi satu file PDF.

Seain itu, kamu juga harus memastikan sudah menyiapkan lengkap semua dokumen diatas untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Jika semua dokumen sudah siap dan lengkap, silahkan langsung melakukan pendaftaran antrian online BPJS Ketenagakerjaan.

Berikut ini akan dijelaskan cara daftar antrian online BPJS Ketenagakerjaan melalui website :

  • Kunjungi terlebih dahulu laman https://lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
  • Pastikan semua dokumen yang diminta sudah disiapkan lengkap.
  • Silahkan centang kolom “Saya Setuju” pada bagian bawah syarat ketentuan dan dokumen.
  • Lalu, pilih kolom “Berikutnya”.
  • Setelah itu, silahkan isi “Data Pekerja” yang mencakup NIK, Nomor Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Nama Sesuai KTP, Tempat dan Tanggal Lahir, serta nama Ibu Kandung.
  • Jika semua “Data Pekerja” sudah diisi lengkap, silahkan pilih kolom “Berikutnya”.
  • Selanjutnya, isi “Data Pekerja Tambahan” mulai dari alamat domisili Desa atau Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten/Kode Pos, Nomor Handphone Aktif/WhatsApp, email pribadi yang aktif, Nama Bank, Nomor Rekening, hingga Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Kemudian akan muncul pertanyaan “Apakah Anda menjalankan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri”, silahkan pilih “Ya” atau “Tidak”.
  • Lalu, klik “Berikutnya”.
  • Sekarang silahkan isi alasan kenapa mengajukan klaim pencairan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan.
  • Selanjutnya unggah semua dokumen pendukung mulai dari kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan, KTP, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Berhenti Bekerja, Buku Rekening, foto diri tampak depan, formulir pengajuan JHT, hingga NPWP jika klaim pencairannya diatas Rp. 50.000.000.
  • Jika sudah, silahkan pilih “Berikutnya”.
  • Kemudian kamu akan diarahkan ke menu “Konfirmasi Data Penjualan” yang berisi beberapa dokumen serta beberapa data yang sudah diisi.
  • Jika sudah merasa yakin mengisi dokumen dan data dengan sesuai, silahkan klik menu “Simpan”.
  • Setelah itu akan muncul notifikasi pengajuan Lapak Asik Kamu “Berhasil”. Kemudian, bukti pengajuan akan dikirimkan ke email yang sudah didaftarkan sebelumnya.
  • Kemudian, kamu akan mendapatkan email yang berisi salah satu informasi soal waktu pengajuan klaim.
  • Kamu akan mendapatkan jadwal wawancara untuk klaim pencairan dana JHT lewat video call dengan petugas BPJS Ketenagakerjaan.
  • Pastikan handphone kamu aktif saat jadwal wawancara tersebut dan juga sudah menyiapkan dokumen persyaratan asli yang diminta.
  • Terakhir, nantinya proses pencairan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan akan ditransfer ke rekening bank kamu.

By sartika